Tampilkan postingan dengan label Architecture. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Architecture. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Mei 2011

Blog Teman-teman Arsitektur

Berikut ini adalah daftar Blog teman-teman saya di Arsitektur ^^,
Beberapa dari mereka aktif menulis, beberapa ada yang sudah banyak, maupun baru memulai. Menulis adalah awal yang baik untuk berbagi. Bukankah seharusnya manusia saling memberi untuk kebaikan? Mari berkunjung ke blog mereka :D

--oOo--

Sebuah blog yang merupakan sketsa yang digambarkan melalui tulisan. Blog dengan penulisnya: Teteh Tusi ini sangat inspiratif! Cocok bagi Anda yang ingin selalu berusaha untuk berpikiran positif. Ya should visit it J


Blog milik mas Lukman dewo ini kebanyakan berisi tentang pembahasan arsitektur dan teknologi masa kini juga berita yang sedang hangat dibicarakan. Mata Anda akan dipenuh dengan foto-foto yang menarik.


Sesuai namanya, blog ini ditulis oleh seorang Icol, santri yang sableng + edan + dengan pemikiran kocak nan jenius. Blog ini berisi tentang kumpulan artikel tentang isu-isu terkini yang mengangkut orang muslim. Hope him continue it.


Kehidupan di arsitektur memang sedikit rumit ^^. Beberapa hal menarik tentang proses otak, proses fisik dan proses hati selama perkuliahan di arsitektur disampaikan oleh saudara Cicu dalam blognya.


Sebuah blog yang blak-blakan mengenai pemikiran Chacha yang luar biasa! Benar-benar tulisan yang sangat bersemangat dan tentu saja sangat inspiratif dalam bentuk tulisan yang berbeda dan lain dari yang biasanya. Awesome.


Merupakan sekuel kedua dari http://itroh.wordpress.com/ (blog SMA) yang dilanjutkan pada episode perkuliahan. Blognya masih baru dan fresh, kita tunggu tulisan-tulisan berikutnya seperti pada blog Itroh sebelumnya ^^.


Reaksi yang spontanitas dapat dituangkan ke dalam tulisan. Hal ini sangat terlihat pada blog si Memed ini J. Namun sepertinya ia sudah lama meninggalkan blog ini karena telah beralih ke tumblr. I’ll post it later.


Sebuah blog dengan tampilan prestis dan menjual dari Sandi. Berisikan tentang hal-hal yang berbau IT. Jika dilanjutkan saya rasa akan menjadi blog yang sangat berkembang. Hope him continue it.


Wah, jarang-jarang ada teman yang mempostingkan tugas perkuliahan di dalam blog. Beruntung mas Bayu Arga mempostingkan beberapa tugasnya yang menurut dosen sangat baik. Mau lihat seperti apa beberapa tugas yang kami kerjakan? Visit it J


Blog dengan bahasan yang menarik dan fun dari Ami si lady gothic ^^. Beberapa kejadian unik, menggelitik dan memprihatinkan dihadirkan dalam blog ini. Kita bisa lihat selera yang unik dari blog ini ^^.


BONUS
thumblr saya dan teman-teman:
 

--oOo--

COMIN' SOON:
1. TOP 10: Blog Favorit Saya
2. Mengapa Banyak Orang Tidak Mau Mempercayai Adanya Okultisme

Minggu, 30 Januari 2011

Ini Bukan Lagi Global Warming, Tapi Global Heating!

Photobucket
Global warming berarti Penghangatan Global. Kalau pemanasan Global ya Global Heating.
Pemakaian istilah Warm, dan bukan Heat sungguh sarat politisasi.

--oOo--

Inilah satu status Facebook yang saya update berjam-jam yang lalu:
Photobucket

PROLOG
Kemarin, sempat terbelesit di pikiran saya seperti ini: Pokemon memiliki berbagai tipe seperti Fire, Grass, Water, dan sebagainya. Ada satu tipe Pokemon yaitu Ice yang sangat lemah terhadap serangan tipe Fighting dan tipe Fire. Tentu saja jika Es dihancurkan atau dilelehkan dengan Api, maka es akan mencair.
ES AKAN MENCAIR!
Saya langsung teringat pada Global Warming akan menyebabkan Mencairnya es Kutub, Air yang mencair akan menenggelamkan pulau-pulau dengan ketinggian yang rendah. Bukankah Indonesia terdiri dari pulau-pulau? Dan itu akan segera terjadi jika Global Warming tidak dapat didinginkan, bahkan menjadi Global Heating.

--oOo--



Sebelumnya saya ingin berterima kasih kepada PoleShift yang telah memberikan informasi tentang ini.

FLOOD MAPS

Anda dapat melihat artikel berikut mengenai perkiraan dan perhitungan Nancy Lieder, jika ketinggian air laut naik setinggi 20kaki atau sekitar 6meter: CONFIRMED - 20 Foot Elevation Drop Java Coastline

Jakarta Timur saat ini, dengan perkiraan air laut yang bertambah 6 meter


Bagaimana seandainya air laut bertambah tinggi 14 meter? Saya perlihatkan sebuah simulasi dari FloodMaps kepada Anda, seandainya air laut bertambah 14 meter di pulau Jawa.

Photobucket

Photobucket

Sehingga kota-kota yang perlu diwaspadai ke depannya adalah sebagai berikut:
Photobucket

Nah, bagaimana dengan keadaan Indonesia seandainya air laut naik 14 meter?
Photobucket

Photobucket

Mungkin Anda ingin mencoba mensimulasikannya sendiri untuk pulau lainnya? Ini linknya.

--oOo--

SOLUSI?
Solusi yang bisa saya tawarkan sebenarnya ada banyak, Anda juga bisa mencarinya sendiri di Internet mengenai penanggulangan Global Warming mulai dari diri sendiri. Informasi tentang hal itu melimpah dan mudah dikerjakan. Namun namanya manusia toh hobinya alay dan lalai, jadi bisakah kita mengubah kebiasaan kita? Pelan-pelan saja dulu. Pelan-pelan TERUS, nanti ketinggalan pesawat nggak ya?

TAPI, Kalau menurut saya pribadi, hal-hal yang tidak muluk dan tidak omong kosong untuk bisa kita lakukan adalah sebagai berikut:
1. Kita bisa menanam tanaman kecil. Kita bisa beli di toko tanaman, kita hijaukan rumah kita dengan tanaman yang ekonomis, seandainya pohon memang terlalu besar bagi pikiran dan kantong Anda. Kalau tidak ada tanah untuk menanamnya, toh ada polybag dan pot. Kita bisa menabung untuk membeli 1 pot tanaman pada bulan ini, lalu pada bulan berikutnya kita beli lagi tanaman lain, begitu seterusnya. Langkah kecil itu sudah sangat mengubah dunia, kok.

2. Hei! Matikan AC! Menurut saya AC adalah benda buatan manusia yang sangat menjijikkan. Penuh kemanjaan, kebohongan, dan perusak alam. Sedikit-sedikit AC, di kampus AC, di mobil AC, di kamar AC, dan tidak sadar-sadar jika AC adalah alat penghancur dunia.
Jika Anda berkata "Aduhh.. panass, nyalain AC dong... Mana nih ACnya..." <---- itu kata-kata yang sangat menjijikkan sekali, jika Anda tau beruang di luar sana kesulitan mencari makan karena AC! Global Warming! Dan kasus lainnya yang sungguh membuat saya geram, WRAWR!!

Phew..
Oiya, jika Anda pikir penjelasan saya di atas tadi bertujuan untuk menakut-nakuti Anda, itu salah besar. Jika Anda ingin ditakut-takuti lebih baik baca terus tulisan saya di bawah ini.

--oOo--

Mungkin saja Anda berpikir bahwa, jika seandainya Indonesia tenggelam, Anda bisa saja pergi ke luar negeri meninggalkan Indonesia dan tinggal di negeri yang baru. Apakah Anda yakin itu akan jauh lebih baik?

Silakan tonton video ini, judulnya sangat menarik
Safe Locations -- Is any spot on Earth safe when a pole shift?

Jadi, masihkah ada tempat yang aman di bumi seandainya kita berpikir mundur dan manja seperti itu?

Masihkah Anda ikut serta dalam PENGHANCURAN DUNIA?
Semoga tidak, karena kita bisa mengubah dan memperbaiki dunia!

Jumat, 12 November 2010

Indonesia Pusaka

Rangkuman Materi Sejarah dan Teori Arsitektur 1

Dari Kuliah Super Singkat Bapak Galih Widjil Pangarsa


Pengantar Redaksi
NB: Dalam postingan ini menggunakan kata "Kami", karena memang penulisnya terdiri dari banyak orang.


Durasi pemberian materi oleh Bapak Galih, pada hari Senin 1 November 2010 menurut kami sangatlah singkat. Pak Galih menunjukkan slide presentasi secara cepat & menjawab 2 pertanyaan, dan dalam kira-kira kurang dari 15 menit kelas telah berakhir. Namun ternyata rangkuman yang telah dibuat bisa sebanyak ini.Dan menurut kami apa yang akan disampan dalam postingan ini, masih belum cukup, karena mungkin beberapa materi masih ada yang terlewatkan.
Oleh karena itu, alangkah baiknya teman-teman juga membaca dan mempelajari bahasan dari:
http://arsiteknusantara.blogspot.com/
http://kajianbudayailmu.blogspot.com/

Dan menonton video dari channel:
http://www.youtube.com/user/pakdegalih
Jika Anda kesulitan dalam mendownload videonya, dapat gunakan link berikut:
http://dl.dropbox.com/u/12341502/Arnus1.mp4
http://dl.dropbox.com/u/12341502/Arnus2.mp4
http://dl.dropbox.com/u/12341502/Bencana.mp4
http://dl.dropbox.com/u/12341502/Kota.mp4
http://dl.dropbox.com/u/12341502/Mengenang.mp4

Semoga bermanfaat


-------------------------oOo-------------------------

Prolog
Sebelum Anda membaca rangkuman materi pada hari Senin, 11 November 2010, kami mengajak Anda untuk menyimak lagu, lirik, gambar, dan video berikut, mengenai Indonesia.
Indonesia Pusaka, karya Ismail Marzuki, kami hadirkan kepada Anda.

INDONESIA PUSAKA

Indonesia Tanah Air Beta
Pusaka Abadi Nan Jaya
Indonesia Sejak Dulu Kala
Selalu Dipuja-puja Bangsa

Disana Tempat Lahir Beta
Dibuai, Dibesarkan Bunda
Tempat Berlindung Di Hari Tua
Sampai Akhir Menutup Mata


Indonesia sangat kaya. Memiliki beribu-ribu pulau, bermacam-macam budaya, SDA yang melimpah, dsb. Apakah Anda setuju?

-------------------------oOo-------------------------


Pembahasan
"Indonesia Tanah Air Beta
Pusaka Abadi Nan Jaya"

Sekarang? Apakah benar, Indonesia masih menjadi "Pusaka Abadi Nan Jaya"?

Indonesia zamrud khatulistiwa, mungkin kalimat tersebut tidak akan pernah bisa dibuktikan lagi.
Zamrud adalah batu perhiasan yang berwarna hijau, begitu indah. Pengibaratan Indonesia sebagai zamrud merupakan anugerah bagi bangsa kita, membuktikan bahwa Indonesia wilayah yang indah. Akan tetapi semua itu sirna karena keserakahan manusianya. Pengeksploitasian yang berlebihan dan tidak bertanggung jawab tersebut menyebabkan kerusakan alam Indonesia.

 Foto-foto Kondisi Hutan di Kalimantan

Allah menjadikan manusia sebagai kholifah di muka bumi untuk mengelolah bumi ini dengan sebaik-baiknya. Tetapi hal tersebut di salah gunakan oleh manusia. Manusia mengelolahnya secara berlebihan hanya untuk kemakmurannya sendiri
Allah telah berfirman, dalam surat Al A’raf 7:31
“... Sungguh Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.”

Tetapi manusia saat ini serba berlebihan, berlebihan mengeksploitasi hutan, berlebihan mencari keuntungan untuk kepentingan individu tanpa memperhatikan kemaslahatan umat

-------------------------oOo-------------------------

"Indonesia Sejak Dulu Kala
Selalu Dipuja-puja Bangsa"

Sekarang? Apakah Indonesia masih "Selalu Dipuja-puja Bangsa"? Padahal pemerintahan kita terbukti individualis, picik, dan materialistis. Yang dapat Anda lihat dari berbagai bencana karena ulah tangan-tangan manusia dan kondisi seperti berikut.


1. PT. Freeport Indonesia
Berikut beberapa fakta mengenai penambangan besar ini.

Tambang Grasberg adalah tambang emas terbesar di dunia dan tambang tembaga ketiga terbesar di dunia. Tambang ini terletak di provinsi Papua di Indonesia dan dimiliki oleh Freeport yang berbasis di AS(67.3%) Pemerintah Indonesia (9.3%). Operator tambang ini adalah PT Freeport Indonesia (anak perusahaan dari Freeport McMoran Copper and Gold). Biaya membangun tambang di atas gunung sebesar 3 milyar dolar AS. Pada 2004, tambang ini diperkirakan memiliki cadangan 46 juta ons emas. Pada 2006 produksinya adalah 610.800 ton tembaga; 58.474.392 gram emas; dan 174.458.971 gram perak.
Dari keterangan di atas  jelas terlihat bahwa Kekayaaan Indonesia telah dieksploitasi pihak asing, USA ( Silahkan dibalik sendiri jika dibaca) karena pemerintahan yang jelas materialistik.

Sejumlah PRESTASI BESAR Freeport pun telah ditorehkan kepada bangsa ini. Antara lain
1.   Pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia
2. Freeport melanggar peraturan perundang-undangan tentang lingkungan hidup. Menurut perhitungan Freeport sendiri, penambangan mereka dapat menghasilkan limbah/bahan buangan sebesar kira-kira 6 miliar ton (lebih dari dua kali bahan-bahan bumi yang digali untuk membuat Terusan Panama)
3.  Konflik dengan warga setempat.
4.  Perbaharuan perjanjian kerja yang terus – menerus merugikan Indonesia.
5.  Membungkam mulut para aktifis – aktifis pecinta lingkungan yang tahu kejahatan Freeport.
6.  Pengusiran terhadap Warga setempat, dll

Apakah Anda tidak miris melihat hal ini? Apakah Anda masih tidak mau peduli? Isu Irian yang akan lepas dari kita, apakah anda juga akan rela? Coba bayangkan kalau tambang ini kita kelola sendiri , oleh anak–anak negeri bangsa kita sendiri, hasilnya kita manfaatkan untuk kesejahteraan bangsa ini.

2. PT. Lapindo Brantas

Contoh lain yang cukup dekat dengan daerah kita adalah Lumpur Lapindo.

Lagi-lagi bencana yang terjadi di bumi pertiwi ini. Hal ini lagi-lagi karena ulah manusia sendiri. Yang haus akan harta yang berlimpah. Yang egois memikirkan kepentingan sendiri. Yang haus akan uang. Ya lagi-lagi uang yang membutakan mata untuk merusak alam tempat kita tinggal. Yang gara-gara ulah kita sendiri mengakibatkan bencana yang merugikan banyak manusia.

Teringat perkataan  Pak Galih: ”Apakah kalian tahu kenapa Allah menciptakan manusia dari tanah liat? Itu agar manusia sadar dan ingat bahwa manusia berasal dari bahan yang berasal dari alam yaitu tanah liat. Agar kita bisa hidup dengan alam secara selaras. Ketika kita mengelolahnya dan mengurasnya secara berlebihan alam pun akan menolaknya. Ketika kita egois alam pun akan egois terhadap kita”.

Itulah yang terjadi di daerah Sidoarjo khususnya di lapindo. Karena ketamakan yang tidak puas akhirnya mengambil jalan pintas yang mengakibatkan bencana yang merimbas kepada orang-orang yang tidak tahu menahu tentang pemboran gas yang melewati ambangnya yang berujung pada kolam lumpur yang sangat besar yang tak kunjung usai.
    
-------------------------oOo-------------------------

"Disana Tempat Lahir Beta
Dibuai, Dibesarkan Bunda"

Sudah menjadi keharusan kita, sebagai manusia yang lahir di negeri ini untuk berjuang demi negeri ini. Benar-benar berjuang. Bukan hanya menjadi parasit merugikan yang hanya bisa "Dibuai, dibesarkan Bunda". Sebuah video yang menarik untuk dipelajari dari Pak Galih, mengenai Alm. WS Rendra, Mbah Surip, dan Gus Dur.


1. WS Rendra
Seorang seniman dengan julukan “pangeran panggung” sebagai idola Tahun 1970an oleh kaum intelektual mahasiswa karena dia tahu bagaimana menyalurkan energi pada penonton. Rendra dikenal sebagai “perindu dan Pecinta” kemerdekaan bagi kesejatian manusia. Seni Rendra bukanlah seni untuk seni, melainkan saluran “pemerdeka jiwa” lewat pementasan karya-karyanya yang sarat protes sosial.



2. Mbah “I Lap Yu fuuuul” Surip
Terkenal sebagi sahabat rendra yang memiliki kepribadian lugu, lucu, dan baik. Lagu yang dibawakannya pun easy going sehingga mudah diterima masyarakat luas. Sosoknya yang khas dengan rambut gimbal ala rasta yang sangat mirip dengan sandangan buto rambut geni  wayang orang jawa. Tetapi publik tidak mau perduli akan hal itu, yang menjadi fokus masyarakat adalah kepribadiannya. Sifat mbah surip  yang sederhana dan bersahaja. Sahaja artinya mampu menahan diri, mengekang nafsu atau sukarela tampil sederhana meski dapat hidup lebih dari itu. Sedangkan sederhana lebih menyiratkan terpaksa tidak dapat bermewah-mewah.

Mbah surip memiliki sifat ke-sahaja-suka-rela-an yang membuat membuat masyarakat di bawah tekanan kehidupan glamor masa kini seperti mendapat sumber air yang menyegarkan. Karena hidup sahaja mengikat dan bisa memberikan kesempatan hidup bagi orang lain.

Kesahajaan mengandung sifat kepemurahan.  Dan karena kesahajaan merupakan fitrah manusia  maka si mbah demikian populer.

3. Gus Dur
Apa hubungan Gus Dur dengan Arsitektur? Tidak ada, kecuali rasa kemanusiaan tinggi dan rasa kesatuan terhadap kehidupan bangsa negeri ini. Sikap gusdur selalu menimbulakn pro-kontra dimata masyarakat, terutama pandangannya di bidang politik. Terkadang sikapnya yang sulit dipahami menunjukkan tanda-tanda kecerdasannya atau bahkan “kewaliannya”. Yang jelas ia adalah seorang yang berani menempuh resiko demi apa yang ia yakini, betapa pahitnyapun resiko yang ditempuh.

Kemudian cerita tentang pertemuan pak Galih dengan Gus Dur di Paris pada tahun 1990. di sana Gus Dur terlihat begitu terbuka dengan menerima undangan dari teman-teman bapak Galih mantan mahasiswa yang telah lebih dari seperempat abad tidak dapat berhubungan dengan sanak keluarga di Indonesia. Pada kesempatan itu Gus Dur meminta maaf kepada teman-taman pak galih, beliau mengatakan “kelompok saya talah banyak membantai sahabat, saudara, bahkan orang tua dari saudara-saudara semua”. Lebih Lengkapnya bisa di baca di e-book pak galih berjudul: Materialisme pada masjid Nusantara ( http://issuu.com/eurocentrism/docs/materialisme_pada_masjid__nusantara )

Dari peristiwa itu dapat ditarik pelajaran. Pertama pada pembelaannya pada rasa kemanusiaan dan keberaniannya  dalam menganggung resiko untuk membela rasa kemanusiaannya. Kedua, bagaiman ia secara ajeg menjaga kesatuan Republik Indonesia ini. NKRI harga mati!

Lalu bagaimana kita menerapkan pelajaran itu dalam kehidupan berarsitektur? Hal-hal yang menjadi pertanyaan mendasar antara lain: Betulkah pandangan, konsep dan praksiskeilmuan arsitektur yang kita bangun telah memihak pda inti dasar kamnusiaan, yaitu menghargai pihak lain? Bagimana melestarikan nilai-nilai lokal yang majemuk di Nusantara dan sekaligus mengambil nilai-nilai kebaikan universal yang terkandung pada setiap lokal? Bagaimana mewujudkan keduanya dalam kesatuan pandang budaya bangsa? Walaupun arsitektur nusantara dianggap sudah mati apakah dipandang sebagi jenazah yang tidak dapat hidup lagi? Apakah nilai-nilai luhur didalamnya tidak dapat diperjuangkan agar bangkit kembali? Bagaimana kemajuan arsitektur bangsa nusantara, tergantung pada sikap dan perbuatan nyata kita bersama?

-------------------------oOo-------------------------

"Tempat Berlindung Di Hari Tua
Sampai Akhir Menutup Mata"

Sebuah video mengenai KEHEBATAN pemerintah kita khususnya para Anggota DPR.


Mau sampai kapan diri kita membiarkan negeri ini berangsur-angsur hancur? Mau sampai kapan kita tidak memperbaiki negeri ini? Apakah akan kita biarkan saja "Sampai akhir menutup mata"? 

-------------------------oOo-------------------------

Epilog

Dimana posisi kita saat ini? Kita hidup disuatu negara berkedaulatan, wilayah dengan kekayaan yang tak ada habisnya, negara kepulauan yang disatukan oleh semboyan Bhinneka Tunggal Ika, sehingga munculah kekayaan didalamnya.

Indonesia, yang selama ini dikenal sebagai negara zamrud khatulistiwa, tidak  banyak yang mengetahui bahwa negri kita ini memiliki proyeksi dari Ka’bah (Hajar Aswad dan pintu Ka’bah) di kota Makkah yang merupakan cikal bakal negara Indonesia dengan bendera kebangsaan merah putihnya. Dengan posisi istimewa kita dibumi ini harusnya banyak hal-hal berarti yang bisa diperbuat dalam rangka memakmurkan bangsa ini, namun kenyataan berkata lain, justru bangsa ini terpuruk dan diadu domba dengan pihak-pihak yang tidak menginginkan terjadinya kedamaian dan kemakmuran pada bangsa ini, seperti contoh yang baru-baru ini terjadi permasalahan batas wilayah dan perebutan hak cipta antara indonesia dan malaysia yang masih merupakan satu rumpun yakni Melayu, permasalahan ini tidak seharusnya dibesar-besarkan karena hanya akan menguntungkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kita lihat bagaimana kebhinekaan di Indonesia, dengan kemajemukan masyarakatnya, bahasaya, suku, ras, serta agama menjadikan negri ini begitu kaya akan potensi, harusnya kita memahami bahwa persatuan terhadap sesama manusia (hablumminannaas) itu tidak sebatas dengan negaranya sendiri namun dengan negara lain sebagai bentuk persatuan.

Sungguh kita berada dalam suatu keadaan yang jauh berbeda dengan keadaan dimana bumi dahulu sangat indah dan damai, kekayaan sumber daya alam, flora fauna, keragaman budaya antar negara, beserta ragam dialek bahasanya yang ironisnya seiring berjalannya waktu semua kekayaan itu mulai tergerus zaman, arsitektur sebagai sebuah artefak peninggalan sejarah masa lalu yang didalamnya terdapat makna dibalik penciptaannya, sebuah pesan dari sebuah budaya yang membedakan dengan budaya lainnya, sebuah pesan dari masa lalu yang bertujuan untuk memberikan ruang temporal yang baik  bagi masyarakat dari waktu-waktu.

Kita pernah mendengar tentang kedigdayaan arsitektur kaum Aad pada masa nabi Hud, atau kemegahan arsitektur pada zaman Yunani kuno, juga kita tak akan pernah lupa dengan dalil/teori Vitruvius (firmitas, venustas dan utilitas) yang beken pada era pemerintahan Romawi hingga saat ini, pernahakah kita berpikir siapa diri kita? Apa tujuan kita sesungguhnya? Dan dimana posisi kita saat ini?

Jika kita merujuk pada ayat al-Qur’an surat ad-Daariyat ayat 56 “Sesungguhnya tidak diciptakan manusia dan jin kecuali untuk beribadah kepada Ku”. Dari ayat tersebut dapat kita fahami betapa besar karunia tuhan kepada kita, kita diciptakan untuk memuliakan Sang Pencipta, namun sebuah ironi yang terjadi di jaman ini, jaman dimana teknologi dan sains sudah menjadi darah daging dimasyarakat, seolah tuhan sudah tenggelam begitu saja, jika kita mau melihat sejarah, artefak arsitektur pada kaum Aad, bangsa Yunani serta Romawi, kita akan menemukan kesamaan terhadap apa yang terjadi pada masyarakat kita.

Ya, mereka telah melupakan Tuhannya dan mengganti tuhan dengan materi, kemewahan, kenikmatan hidup, lalu apa kita akan hidup seperti mereka? Menuruti hawa nafsu, kesenangan dunia? Apa yang harus kita lakukan? Diam kah kita? Atau pura-pura tidak tahu atau melakukan demo?

Ingatlah Allah telah berfirman dalam al-Quran:

2:160
Artinya: “Kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itulah Aku menerima taubatnya dan Akulah yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang”.(QS. 2:160)

Bertaubat dan Mengadakan Perbaikan Pada Negeri Ini...
...adalah hal yang harus kita perbuat

Teringat pertanyaan seorang peserta mata kuliah kepada Pak Galih : “Pak apakah kita yang diam saja dan  yang tidak melakukan hal-hal tersebut, termasuk ikut merusak negeri ini?”
Dengan tegas Pak Galih menjawab :”Ya iyalah yang diam saja juga merupakan perusak.”
Tanpa berbuat apa-apa membiarkan kerusakan terus berlanjut, apakah bukan perusak juga namanya? Kita hanya diam terpaku ketika sebagian orang membuat salah. Tetapi ketika hal tersebut berdampakkan negatif pada lingkungan baru kita saling menyalahkan. Sebenarnya hal ini adalah salah kita semua, baik yang melakukan maupun yang diam saja. Dan apa yang telah kita lakukan untuk perbaikan negeri ini? Diam?

Kita sebagai hamba Allah harus mengamalkan ilmu yang kita miliki dan berani menegakkan kebenaran. Marilah bersama-sama kita mengadahkan perubahan yang mengarah kepada kebaikkan untuk ibu pertiwi ini. Seperti sebuah lirik lagu yang sangat dalam.

Ku lihat ibu pertiwi sedang bersusah hati
Air matanya berlinang bak intan yang tergerai
hutan, gunung, sawah, lautan, simpanan kekayaan
kini ibu sedang lara merintih dan berdoa

Satu Tersakiti maka semua menangis. Derita ini buat kita semua yang menghembuskan nafas di bumi pertiwi. Mari Menggengam tangan demi hari yang lebih baik untuk bumi pertiwi ini.

 SEKIAN

 ------------------------oOo-------------------------

Bonus

Banyak hal yang terjadi di Indonesia, tetapi kita hanya melihat dengan sebelah mata. Dan banyak pula hikmah pelajaran yang perlu diambil dari hal-hal itu, tetapi kita cuma bingung sendiri dengan tugas-tugas kuliah kita.
Dengan bencana yang terjadi di Indonesia saat ini, lalu apa yang harus kita lakukan? Ikut sedih kah? Sampai menangis-nangis terharu dengan penderitaan?
Tidak. Dengan kita semakin merasa sedih atas mereka, semakin menderita pula mereka. karena secara tidak sengaja, kita berfokus pada ketidakbaikannya mereka.

Cobalah kita putar dan kita lihat dari sudut pandang lain.
Turun tangan langsung kesana menjadi relawan atau menyumbang kepada mereka merupakan sebuah tindakan yang sesuai. Akan tetapi, ada satu hal yang sangat perlu kita dahulukan yang terkadang kita remehkan, yaitu DOA. Doa yang bukan sembarang Doa. Doa yang powerfull dengan kekuatan ikhlas diri kita. Yang saya yakin dengan benar-benar IKHLAS, Allah mengabulkan doa kita.

...Aku dekat...Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku
(QS. Al Baqarah: 186)

“Berdoalah kepada Allah dan yakinlah doa kalian dikabulkan....”
Muhammad SAW

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu”
(QS. Ibrahim: 7)

Itulah rahasia Doa yang powerful. MEMINTA kepada Allah dengan perasaan YAKIN bahwa sudah MENERIMA-nya di dalam hati. Coba kita mengaplikasikan rahasia Doa ini untuk menDoakan saudara-saudara kita yang terkena bencana. Dengan ikhlas dan syukur penuh di dalam hati. Memulai dari diri sendiri, dari suatu hal yang sederhana, insya kita akan ikut membantu dalam mewujudkan Nusantara yang lebih baik.
  

Dari Korban menjadi Tuan
         Kebanyakan orang yakin bahwa ia adalah korban dari keadaan yang sedang berlangsung. Sebagiannya lagi yakin bahwa ia punya kemampuan untuk mengubah kondisi kehidupannya. Sebagian kecil lagi yakin bahwa ia mulai bermain-main dengan kemungkinan barangkali  hidupnya bisa diubah lebih baik. Dan sebagian yang kecil lagi sadar bahwa dengan bantuan Tuhan segalanya memang mungkin.
        
Dan penghalangnya adalah diri kita sendiri
         Hiduplah dari tingkat tertinggi. Sadar bahwa dengan bantuan Tuhan, segalanya mungkin.

Matra 4 atau dimensi energi tidak hanya menyangkut Arsitektur. Namun lebih besar lagi, menyangkut kehidupan kita, hubungan kita dengan Tuhan semesta Alam, (hablumminALLAH) hubungan kita dengan sesama makhluk ciptaan Tuhan. Arsitektur hanya hadir di dalamnya. Arsitektur hanya mengambil hikmah pelajaran dari ini semua. Untuk dijadikan sebuah ilmu terapan yang mewujud kepada kehidupan sehari-hari.

-------------------------oOo-------------------------
 
Bagi teman-teman yang masih belum jelas mengenai rangkuman ini atau memberi beberapa masukan, dapat berdiskusi dan sharing dengan kami. [Tim Redaksi: Penanggung Jawab: M.Faisol. Editor: AfifFZ. Summary Writer: BiendraAW; IfadaJN; N.Mizraty; NadaCZ; SirlyIS, SyarifahK; ZurichaA; dan teman-teman kelas B yang tidak dapat penulis sebut namanya satu persatu.]

Rabu, 03 November 2010

Tanggung Jawab dan 4 Matra

Kuliah Sejarah dan Teori Arsitektur 1
Bapak Galih Widjil Pangarsa


Prolog
Saat masuk kelas, saya sudah menduga Bapak Galih akan berbicara mengenai 2 hal penting di awal pertemuan.
- Yang pertama mengenai bencana yang telah dialami Indonesia pada akhir-akhir ini. Bapak Galih menekankan kepada kita, tentang letak Negara Indonesia terhadap pintu Ka’bah. Indonesia tidak sama dengan Negara lain ayng melakukan maksiat tidak ada balasan langsung. Indonesia berbeda, balasannya akan langsung. Anda dapat membaca Kajian Bapak Galih mengenai hal ini lebih lanjut di: http://kajianbudayailmu.blogspot.com/
 - Yang kedua, mengenai komputer di ruang B.3.3. Penjelasan mengenai mengapa Bapak Galih tidak mengajar pada kelas pagi menurut saya sangat bisa diterima. Dan menurut saya agak kurang bisa ditangkap jika saya tuliskan di sini. Saya sempat terhenyak saat Bapak Galih berkata kurang lebih, “Bukan masalah komputernya, tapi masalah tanggung jawab. Kebaikan si pembawa laptop, membuat lembaga ini menjadi tidak bertanggung jawab.” Nah, bisa gitu..
- “Baiklah hari ini kita kuliah.” kata Pak Galih, dan saya kaget sesaat setelah Pak Rusdi masuk kelas.dan Pak Galih menanyakan mengenai Tanggung Jawab kepada kelas. [Btw, kata Pak Galih terima kasih kepada sang pembawa laptop, Sandi .red].

Pembahasan
Jika Anda belum memiliki file presentasi hari Senin, 1 November 2010, dapat didownload di link berikut: [File size 13.7MB]. Buka presentasinya, baru membaca blog ini :)

Mengantar Rancangan Arstitektur Kembali ke4 Matra
Arsitek kontemporer tidak hanya bekerja untuk tiga matra saja. Arsitektur muncul sebagai perwujudan manusia yang jelas memiliki empat matra. Apa yang ada dibalik tiga matra adalah matra keempat yaitu dimensi energi. Dengan belajar sejarah kita akan melengkapi tiga matra dengan matra keempat.
Pak Rusdi menambahkan bahwa dimensi keempat yang dimaksud adalah rasa, sense. Namun menurut saya, kata: dimensi energi sebagai matra keempat sudah cukup jelas.

Contoh 1:
Pernah kita mengalami, mengunjungi suatu bangunan yang bermaterial jelek namun menimbulkan rasa nyaman. Mengapa? Itulah matra keempat.

Contoh 2:
Orang desa masuk ke kota. Atau orang kota masuk ke desa. Pasti ada sesuatu hal yang berbeda. Ada perasaan kenyamanan yang berbeda, lebih plong saat kita berkunjung ke desa. Bukan karena pengaruh cahaya matahari, hembusan angin atau kelembaban. Namun ada suatu ikatan perasaan dengan alam. Itulah matra keempat. [Untuk lebih jelasnya silakan berdiskusi dengan Ani.]




Contoh 3:


Saint Benedict Chapel yang menggunakan material dari alam. Berbeda dengan pabrifikasi. Manusia diciptakan dari tanah. Hasilnya akan lebih baik jika manusia menyentuh apa-apa yang berasal dari tanah dan alam.


Matra
Matra adalah paradigma tertentu untuk meninjau sistem dan struktur ketenagaan, waktu dan materi dari sesuatu (being). Jika diibaratkan, energi, waktu, materi (ruang) merupakan sumbu x, y, z.

Semua hal pasti bersistem dan berstruktur, karena hal tersebut merupakan hukum alam.



Contoh:
Tidak hanya rumah saja yang bersistem dan berstruktur.
1. Manusia. Manusia bersistem dan berstruktur. Tangan manusia terdapat tulang yang merupakan struktur. Saat tangan manusia disulut api akan banyak hal yang terjadi, seperti refleks menghindar, berteriak aduh, atau bergerak menjauh, itu semua merupakan suatu sistem. [Untuk lebih jelasnya silakan berdiskusi dengan Syarifah dan sebelahnya, dengan kasus berbeda yaitu menggigit jari teman]
2. Kursi. Kursi jelas memiliki struktur. Saat ada seseorang menduduki kursi, kursi akan menyerap panas. Itu salah satu contoh suatu sistem partikel.
3. Dan lain sebagainya.

Satu Matra
Paradigma garis kerangka fisik (visual) untuk meninjau sistem dan struktur materi dari sesuatu (being).

Dua Matra
Paradigma bidang/planar fisik (visual) sistem dan struktur materi dari sesuatu (being).

Tiga Matra
Saat dua matra ditambah planarnya akan menjadi spasial yaitu tiga matra.
Paradigma ruang/spasial fisik (baik Euclidean-teratur maupun NonEuclidean-tidak teratur), termasuk partikel atomic untuk meninjau sistem dan struktur materi dari sesuatu (being).

Empat Matra
Paradigma holistik (terpadu) untuk meninjau sistem dan struktur ketenagaan waktu dan materi dari sesuatu (being).

Arsitektur nusantara kita sudah sejak dahulu mewujudkan matra keempat. Yaitu hubungan rumah dengan lingkungan atau ritual dengan lingkungan.

Dalam kehidupan sehari-haripun kita mengalami empat matra.
Contoh 4:
Pernahkah Anda digunjingkan teman? Lalu Anda mendapat informasi bahwa teman Anda menggunjingkan Anda. Saat Anda bertemu teman Anda tersebut, teman Anda tiba-tiba bersikap agak aneh, padahal Anda tidak berbuat apa-apa. Itulah matra keempat. [Untuk lebih jelasnya silakan berdiskusi dengan Piu.]





Pengantar diskusi untuk Implementasi
Pada Gambar terlihat bangunan Go’o Shrine: Tangga bermaterial kaca dimaksudkan agar tidak terlalu berpisah dengan alam







Dapat dilihat pada slide “Bandingan dari Enrique Morten”
Enrique merupakan arsitek berumur 48 yang masih cukup muda untuk menerima proyek-proyek raksasa seperti itu. Karena biasanya, arsitek sepuh saja yang bisa mendapatkan proyek raksasa.




[Silakan melihat slide Flash]


Jika memperhatikan ketiga gambar diatas, yang paling enak untuk dipandang adalah gambar ketiga (menurut seorang peserta kuliah). Hal ini dibenarkan Pak Galih, karena: 1) Vegetasi yang menyatu dengan bangunan, 2) Proximity kedekatan. Jarak yang dekat dibanding yang jauh akan memberi kesan berbeda. Sehingga, jarak/distance sangatlah penting dalam arsitektur. [Untuk lebih jelasnya silakan berdiskusi dengan Silvi]



Contoh proses suatu desain arsitek:
Pak Adi Purnomo
Membuat maket tidak hanya satu, tapi berpuluh-puluh. Semua diperhitungkan secara presisi, arah cahaya, sudut pembayangan, dsb.

Sebelum slide Terakhir, terdapat foto Studi-o Cahaya, Jakarta, 2009. Foto ini sangat istimewa. Apakah teman-teman tau, Mengapa foto ini istimewa? [Mari berdiskusi :D]

Epilog
Autocad 3D atau 3D max itu tiga dimensi atau dua dimensi?
Coba saja buka program tersebut . Setelah dipegang Cuma 2D.
“Pantesan desainmu goro thok.” satu kritikan yang oke (lagi) dari Bapak Galih.

Yang dinamakan Arsitek itu bukan merima proyek atau mengemis proyek.
Tapi yang benar-benar bisa dinamakan arsitek adalah yang berani menolak proyek. [Dengan contoh kasus penolakan proyek tempat karaoke berbau prostitusi].

Selain itu, Bapak Galih menunjukkan beberapa foto tentang metode/proses desain Pak Eko Prawoto. Jika Pak Mamo lebih menggunakan Rasionalisas, Pak Eko Prawoto lebih menggunakan Intuisi. Saat ditanya mengenai lebih baik mana Rasionalisasi atau Intuisi, Bapak Galih menjawab, “Gunakan sesuai proporsi. Pendekatan desain rasionalistik dan intuitif mesti berimbang/proporsional sesuai dengan tahap desain. Awalnya, umumnya (tanpa disadari) intuitif; pendekatan desain tak harus rasional; arsitektur bukan hanya engineering, tetapi juga seni, bahkan sebetulnya adalah pengetahuan-ilmu yang multi disipliner. Tahap akhir desain, mau tak mau harus rasional, karena desain mesti dijelaskan kepada (minimal pada pemilik proyek/owner dan) publik.” [Untuk lebih jelasnya silakan berdiskusi dengan Serra]

[SEKIAN]

-Mohon maaf jika terdapat kesalahan maupun kekurangan.
-Mohon dibaca dan melihat slidenya, beberapa tidak saya jelaskan karena di skip oleh Pak Galih.
-Terima kasih kepada Bapak Galih yang telah mengunjungi blog ini, dan melurusan beberapa hal.