Tampilkan postingan dengan label Pokemon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pokemon. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 April 2011

Fanfic Pokemon: "Saya Adrian"

Prakata: "Sebelumnya Ubahlah Dunia tidak pernah memasukkan cerpen atau fanfic yah ^^. Kali ini saya akan mencoba memasukkan hal-hal tersebut ke dalam blog ini. Fanfic Pokemon ini terinspirasi dari blog rekan saya:  sandslashdkk.blogspot.com milik Paman L, terutama ilustrasi bikinan sendiri ^^. Enjoy it,"

--oOo--


             Nama saya Adrian. Pintar. Cerdas. Jenius. Itulah 3 kata yang sangat menggambarkan diri saya. Itu sangat jelas. Dulu, saya adalah murid termuda yang lulus dari Trainer School di Kota Jubilive pada umur 10 tahun dengan nilai tertinggi. Ah, mungkin itu biasa saja karena saat itu saya masih belum bisa memiliki Pokemon. Peraturan umur 12 tahun adalah peraturan konyol bagi orang jenius seperti saya.

            Setelah lulus dari Trainer School, saya tidak langsung kembali ke tempat kelahiran saya di Kota Solaceon. Entah apa yang akan saya lakukan di sana. Mencari serangga dan bermain-main? Atau mengoleksi Unown? Anak-anak di sana senang sekali mencari Unown dan menebak-nebak tulisan apa Unown itu. Mereka anak-anak yang payah. Saya jauh lebih unggul dari pada mereka karena saya bisa membaca semua huruf kuno Unown-unown itu. Ya, Unown adalah alasan saya untuk pergi ke Kota Canalave, tempat perpustakaan terbesar di Sinnoh.
            Di perpustakaan inlah akhirnya saya hidup, makan, tidur, membaca, mencari informasi hanya di dalam perpustakaan. Tidak banyak orang yang senang berkunjung ke perpustakaan sehingga saya sudah mengenal pengunjung yang sering datang maupun pengunjung “asing” yang jarang datang sebelumnya, termasuk seorang anak perempuan bernama Shena-pendiam, sombong, dan sangat terlihat berpendidikan.
            Perpustakaan Kota Canalave diurus oleh 2 orang pustakawan baik hati, Pak Zaid dan Bu Adelle. Mereka sangat pintar, dan selalu senang membantu saya terutama informasi mengenai Pokemon dan Unown. Tentu saja untuk membalas kebaikan mereka, saya selalu membantu merapikan dan membersihkan perpustakaan ini. Saya benar-benar mencintai buku dan perpustakaan!
            Akhirnya sudah 2 tahun saya menghabiskan waktu di Kota Canalave. Semua buku sudah saya baca. Semua sudut Kota Canalave sudah saya lewati kecuali rumah rusak tak berpenghuni dan terkunci yang ada di bagian utara. Saya ingin segera kembali ke Solaceon namun sebelum pergi saya benar-benar ingin masuk ke dalam rumah kosong itu, karena saat malam beberapa hari sebelumnya saya melihat sekilas cahaya dari dalam bangunan itu. Saya sangat penasaran.
            Untuk masuk ke dalamnya, tidak bisa menggunakan pintu depan yang terkunci rapat itu, maka saya mencoba pintu belakang. Saat mencoba berjalan ke bagian belakang rumah, saya terkejut karena terdengar suara kecil jeritan Pokemon. Saya mempercepat langkah dan melihat seekor Chimchar terbaring tak berdaya di kelilingi beberapa Wingull dan Pelipper. Mereka berjumlah 5 ekor dan sepertinya Chimchar sedang dikeroyok.
            Saya langsung teringat dengan buku Ensiklopedi Pokemon Water-Flying yang membahas tentang cara mengusir Wingull dan Pelipper.
*…Untuk mengatasinya, anda harus melemparkan batu ke laut, sejumlah Pokemon-pokemon itu. Jika ada 10 ekor maka lemparlah 10 batu…*
5 ekor berarti 5 batu. Satu, dua, tiga, empat, lima, saya lemparkan jauh-jauh bebatuan itu ke air, dan serentak Wingull dan Pelipper terbang menjauh. Perhatian saya kembali pada Chimchar yang terluka. Ingin saya merawatnya sendiri sesuai yang saya baca di buku, namun dalam kondisi seperti ini lebih tepat jika Perawat Joey di Pokemon Center yang mengatasinya.
            Keesokan paginya Chimchar telah sehat kembali, namun ia sudah berada di dalam bola Pokemon. Perawat Joey memberikannya kepada saya sekaligus trainer card yang sudah teregistrasi, sebagai tanda bahwa saya resmi memiliki Pokemon. Saya benar-benar sangat senang. Saya segera ke perpustakaan, berpamitan dengan Pak Zaid dan Ibu Adelle untuk segera pulang ke Solaceon. Saya pun tidak mempedulikan niat saya untuk masuk ke rumah kosong, mungkin lain waktu.
            Kini 5 tahun telah berlalu. Sudah banyak pengetahuan yang saya dapatkan. Sudah banyak Pokemon yang saya tangkap. Dan sudah banyak lencana yang saya miliki. Umur saya sudah 17 tahun dan saya bisa melanjutkan studi saya di Pokemon Academy. Saya akan mengunjungi perpustakaan Kota Canalave tentunya, sebelum saya berangkat dengan kapal laut menuju Kota Castelia.

(bersambung…)

Mohon Kritik dan Sarannya ^^

Selasa, 08 Februari 2011

Pokemon Animalia: Part 4 - Edisi Hewan Merayap


Pokemon Animalia bagian keempat EDISI HEWAN MERAYAP!

1. Kupu-kupu Swallowtail - Beautifly
Photobucket
Beautifly terinspirasi dari Kupu-kupu Swallowtail, yang nampak jelas pada sayap bawahnya yang berekor. Kupu-kupu swallowtail memperoleh namanya dari perpanjangan sayap belakangnya yang menyerupai ekor. “Ekor” pada sayapnya dapat mengalihkan perhatian predator dari bagian kepala Swallowtail yang lemah. Swallowtail adalah penerbang cepat yang hidup di padang rumput dan hutan basah. Sebagian Swallowtail betina dapat bertelur lebih dari 500 butir.


2. Kalajengking - Skorupi
Photobucket
Skorupi terinspirasi dari Kalajengking. Kalajengking menangkap serangga dan laba-laba dengan pedipalpus, yang telah berkembang menjadi organ penjepit besar. Kalajengking besar juga memakan kadal dan tikus. Kalajengking menggunakan sengatnya terutama untuk pertahanan diri. Beberapa jenis kalajengking mempunyai bisa yang cukup kuat untuk membunuh manusia. Kalajengking mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat dengan baik.


3. Ngengat Atlas - Volcarona
Photobucket
Volcarona terinspirasi dari ngengat atlas. Ngengat berwarna merah ini adalah salah satu yang ukuran tubuhnya terbesar di dunia. Kebanyakan ngengat atlas memiliki bagian transparan pada sayap dan antenna yang berbulu. Ulat ngengat atlas dengan tubuh ditutupi serbuk berwarna putih memakan daun-daunan. Ngengat atlas memiliki garis-garis yang terlihat jelas di ujung sayapnya, itu terlihat seperti ular sehingga musuh akan menghindar.


4. Kumbang Badak Jepang - Heracross
Photobucket
Heracross terinspirasi dari bentukan Kumbang badak lebih tepatnya kumbang Badak Jepang. Dengan tanduknya yang panjang, kumbang badak mampu mengangkat beban hingga 850 kali berat tubuhnya. Pada musim kawin, tanduknya digunakan sebagai senjata untuk melawan jantan saingannya dalam perebutan kumbang betina.


5. Ngengat Kapas - Masquerain
Photobucket
Masquerain terinspirasi dari Ngengat kapas yang memiliki bintik mata pada sayapnya. Bintik matanya dapat menipu predator sehingga ngengat ini dikira sebagai binatang yang lebih besar. Jenis ini adalah anggota dari salah satu family ngengat yang memiliki jumlah spesies paling banyak. Kebanyakan dari mereka terbang di malam hari dan memiliki pola dan warna yang pucat. Ulat ngengat kapas memakan polong biji kapas dan dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman kapas.


6. Belalang Sembah - Scyther
Photobucket
Belalang sembah memperoleh namanya dari caranya mengangkat kaki depannya secara bersamaan seperti orang yang sedang berdoa. Belalang sembah betina diketahui suka menyerang bahkan memakan jantannya saat kawin. Belalang sembah memiliki enam kaki, dua kaki di depannya adalah alat untuk berburu dan menyerang dengan cepat, sedangkan empat kaki di belakangnya digunakan untuk berjalan dan berpegangan pada ranting dan cabang pohon.


7. Ngengat Oleander Sphinx - Dustox
Photobucket
Dustox terinspirasi dari Ngengat oleander Sphinx yang memiliki pola, warna dan ketajaman sayap yang sama. Ngengat oleander sphinx dikenal juga dengan sebutan ngengat elang, memiliki tubuh yang besar serta sayap yang panjang dan sempit. Ulat oleander bertubuh gemuk dengan ukuran yang mencapai 15 cm. Ulat itu memakan tumbuhan seperti semak tumbuhan oleander.


8. Kumbang Kepik Oranye - Ledyba
Photobucket
Ledyba terinspirasi dari Kumbang kepik oranye. Tubuh kumbang kepik yang berwarna mencolok memperingatkanpredator bahwa rasa tubuhnya tidak enak dan mungkin beracun. Makanan kumbang kepik adalah aphid, sejenis hama tanaman. Kumbang kepik sering berhibernasi di musim dingin, berkumpul bersama di dalam lubang yang terlindung.


9. Kupu-kupu Kubis - Butterfree
Photobucket
Butterfree terinspirasi dari Kupu-kupu kubis putih. Tidak seperti kebanyakan kupu-kupu, kupu-kupu kubis memiliki kaki depan yang berkembang dengan baik, yang digunakannya untuk berjalan. Kupu-kupu kubis dewasa memakan nectar, tetapi ulatnya memakan tanaman pertanian berdaun seperti kubis dan lobak. Kupu-kupu kubis jantan memiliki satu bintik hitam di tiap sayap depannya, sedangkan yang betina memiliki dua bintik tiap sayapnya.


10. Laba-laba Pelompat – Ariados
Photobucket
Ariados terinspirasi dari salah satu jenis laba-laba pelompat yaitu Formicaria Myrmarachne yang berbentuk seperti semut. Ini adalah salah satu dari sedikit spesies Myrmarachne, genus yang ditemukan di luar daerah tropis. Laba-laba pelompat sendiri mengikat dirinya ke suatu permukaan menggunakan sehelai benang sutra. Ia lalu berayun dan melompat kea rah mangsa dengan keempat kaki belakangnya. Sebagian laba-laba pelompat dapat melompat setinggi 40 kali ukuran tubuhnya.


Source:
Hewan Merayap, Seri Intisari Ilmu, Penerbit Erlangga For Kids
Bulbapedia, Wikipedia, dan Google.


Note:
Teman-teman ingin tahu bagaimana keadaan hewan di Indonesia? Banyak hewan Indonesia yang berstatus Endangered bahkan Critically Endangered. Silakan kunjungi WWF Indonesia. Teman-teman bisa mendonasikan sedikit dana agar pelestarian Hewan Indonesia dapat terus diperjuangkan. Ubahlah Dunia!

Afif Fajar Zakariya

Senin, 07 Februari 2011

Pokemon Animalia: Part 3 - Edisi Mamalia

Pokemon Animalia bagian ketiga EDISI MAMALIA!


1. Unta Dromedary – Numel
Photobucket
Numel yang berpunuk satu terinspirasi dari Unta Dromedary. Unta Dromedary memang hanya memiliki satu punuk, tidak seperti Unta Bactrian yang menginspirasi Camerupt. Unta Dromedary telah beradaptasi dengan sangat baik terhadap kehidupan gurun. Telinga dan hidungnya dapat ditutup untuk mencegah pasir masuk. Bibirnya yang tebal memungkinkan unta untuk memakan tumbuhan gurun yang berduri tanpa terluka.


2. Karibu (Rusa Kutub) – Stantler
Photobucket
Stantler terinspirasi dari Karibu, rusa kutub Sinterklas :D, karena biasanya Stantler juga dipakai untuk even-even Natal Pokemon. Karibu yang juga dikenal sebagai rusa kutub, adalah satu-satunya rusa yang jantan maupun betinanya memiliki tanduk (antler). Pada musim panas karibu memakan rumput, namun pada musim dingin mereka harus bertahan hidup dengan memakan lumut kerak.


3. Dugong (Ikan Duyung) – Dewgong
Photobucket
Dewgong terinspirasi dari Dugong atau ikan duyung, sudah jelas terlihat dari bentuk dan namanya bukan? Dugong hidup di perariran pantai yang dangkal, sungai, serta dapat hidup di air asin maupun tawar. Dugong merupakan hewan yang damai. Waktunya kebanyakan dihabiskan untuk memakan tumbuh-tumbuhan air, yang ditemukannya melalui bau dan sentuhan dengan dibantu oleh misai yang sensitive pada bibir atasnya. Hewan-hewan kecil yang menempel di tumbuhan juga bisa ikut tertelan.


4. Sigung Bergaris – Skuntank
Photobucket
Skuntank terinspitasi dari Sigung bergaris, dengan ekor yang panjang. Sigung memiliki corak hitam dan putih yang digoyang-goyangkankan sebagai tanda peringatan. Jika terancam sigung akan menyemprotkan cairan bau kepada musuhnya. Bau yang disemprotkan sigung dapat tercium hingga 2,5 km jauhnya. Sigung aktif di malam hari, saat hewan itu mencari makanan, seperti tikus kecil, telur, serangga dan buah beri.


5. Harimau – Arcanine
Photobucket
Arcanine terinspirasi dari Harimau. Memang Arcanine lebih diceritakan sebagai dewa, namun ini terlihat Harimau! Harimau adalah yang terbesar dari semua kucing besar. Harimau hidup sendiri, kecuali saat mereka merawat anaknya. Suara auman yang sangat keras mengusir harimau lain dari daerah kekuasaannya. Mangsa utama harimau adalah babi hutan, rusa, dan hewan ternak, misalnya kerbau.


6. Mirkat – Watchog
Photobucket
Watchog terinspirasi dari Mirkat yang senang berdiri dan berekor panjang. Mirkat adalah hewan sosial yang hidup dalam kelompok-kelompok keluarga. Beberapa kelompok tersebut dapat berkumpul dalam suatu jaringan liang. Mereka aktif saat siang hari. Sat kebanyakan anggota kelompok mencari makanan, seperti serangga, hewan-hewan kecil, dan buah, anggota lain mewaspadai adanya  musuh, misalnya burung pemangsa. Mereka akan mengeluarkan suara peringatan dengan nada tinggi kepada kelompoknya saat bahanya datang.


7. Rubah Merah – Vulpix
Photobucket
Vulpix terinspirasi dari Rubah merah, terlihat dari warna tubuh, bentuk telinga, mata, hidung, dan ketebalan ekornya. Rubah merah adalah hewan dengan kemampuan adaptasi yang tinggi karena kemampuannya yang dapat berlari cepat dan dapat berenang dengan baik. Rubah merah bahkan dapat berkembang biak di daerah perkotaan. Rubah merah hidup dan berburu sendirian. Mereka hanya berkumpul untuk kawin dan merawat anaknya. Mangsa utamanya adalah hewan-hewan kecil seperti tikus rumah dan tikus hutan, namun juga memakan buah beri.


8. Chevrotain Air – Deerling
Photobucket
Deerling terinspirasi dari Chevrotain yang memiliki pola-pola tutul dan garis berbeda tiap individu. Sama seperti Deerling yang memiliki corak garis dan tutul dan berbeda tiap musimnya. Chevrotain masih merupakan kerabat rusa sejati. Chevrotain memiliki ukuran yang sama dengan trewelu, punggung bungkuk dan kaki pendek. Pada siang hari, chevrotain bersembunyi di antara tumbuh-tumbuhan lebat atau di lubang-lubang tepi sungai. Pada malam hari, hewan ini keluar untuk mencari rumput, serangga, serta ikan.


9. Babon – Chimchar
Photobucket
Chimchar terinspirasi dari bayi Babon. Babon memiliki moncong kuat seperti anjing. Daerah bokongnya tidak berbulu, seperti Chimchar yang bagian belakangnya terbakar api :D. Babon hidup dalam kelompok-kelompok yang terdiri dari 100 ekor atau lebih. Mereka bersama-sama mencari rumput, akar pohon, dedaunan, dan buah untuk dimakan. Mereka juga berburu, memangsa kadal, bahkan antelop muda. Kebanyakan waktu babon dihabiskan untuk mencari kutu, membuang kotoran parasit dan kulit mati supaya bulunya tetap bersih.


10. Armadilo Raksasa – Armaldo
Photobucket
Armaldo terinspirasi dari Armadilo raksasa, terlihat dari nama, bentuk dan kekuatan tubuh, bentuk tangan, serta masih ada hubungannya dengan binatang purba maupun fosil. Tubuh Armadilo raksasa dilindungi oleh barisan-barisan lempeng yang terbuat dari zat tanduk yang keras. Ekornya dilapisi oleh lempengan yang sangat rapat. Kaki-kakinya pendek namun kuat. Cakarnya sangat besar dengan panjang 20 cm. Armadilo dapat bertumpu pada kaki belakangnya saat menghancurkan sarang semut atau rayap untuk mencari makan.


Source:
Mamalia, Seri Intisari Ilmu, Penerbit Erlangga For Kids
Bulbapedia, Wikipedia, dan Google.


Note:
Teman-teman ingin tahu bagaimana keadaan hewan di Indonesia? Banyak hewan Indonesia yang berstatus Endangered bahkan Critically Endangered. Silakan kunjungi WWF Indonesia. Teman-teman bisa mendonasikan sedikit dana agar pelestarian Hewan Indonesia dapat terus diperjuangkan. Ubahlah Dunia!

Afif Fajar Zakariya

Minggu, 12 Desember 2010

TOP 10: One Eyed Characters/Monsters in Kids Cartoon

Berikut adalah karakter-karakter dan monster dalam kartun anak-anak yang menampilkan bentuk satu matanya. Mengapa perlu dibuat bentukan monster dan karakter dengan satu mata? Hmm..

1. Suezo
Movie: Monster Farm
Game: Monster Rancher


2. Bob
Movie: Monster vs Aliens


3. Ghoulmon
Movie: Digimon Adventure
Game: Digimon World

4. Lefty
Movie: Meet the Robinsons

5. Maximilian Pegasus
Movie: Yu-Gi Oh!


6. The Minions
 Movie: Despicable Me

 
7. Plankton
Movie: Spongebob Squarepants


8. Kitaro's Father
Movie: Ge Ge Ge No Kitaro


9. Mike Wazowski
Movie: Monster Inc


10. Dusclops
Movie: Pokemon
Game: Pokemon Emerald

Hmm.. Kartun terpopuler saat ini Spongebob Squarepants, film animasi Disney dan Pixar, Digimon bahkan Pokemon menunjukkan hal itu. Ditonton dan disukai anak-anak seluruh dunia. Akan bahaya jika tujuannya tidak benar. Mind controlling sejak usia dini yang saya khawatirkan.

Tidak semua peristiwa yang kita lihat sekarang adalah sekedar hal-hal yang biasa saja. Banyak hal yang belum kita ketahui jika kita masih berkata "Ah itu biasa saja,". Hari ini 1+1 belum tentu 2.
Saat kebenaran dan kesalahan menjadi dua mata uang logam, atau perbedaan hitam dan putih semudah membalikkan telapak tangan, adalah saat-saat dimana dunia benar-benar rusak.

Tetap perhatikan mata kalian.

NB: Dua mata jelas-jelas lebih baik daripada satu mata.

Minggu, 05 Desember 2010

Pokemon Animalia: Spesial - Hiu dalam Bahaya!


Sharks Need Our Protection

Dalam Pokemon, kita mengenal pokemon hiu. Yaitu Sharpedo dan Garchomp. Tapi apakah teman-teman tahu, cerita nyata dan kejam dibalik Hiu Macan dan Hiu Martil tersebut?




FAKTA: Manusia Membunuh 100 Juta Hiu per Tahun
Untuk Apa, Wahai Manusia?

Sirip ikan hiu: untuk semangkuk sup tawar
Gigi hiu: untuk perhiasan
Rahang hiu: untuk souvenir dan oleh-oleh wisata
Kulit hiu: untuk dompet kulit / sabuk
Tulang rawan hiu: untuk pembuatan kapsul dan bubuk obat-obatan palsu
Minyak hati hiu: untuk kosmetik produk kulit / perawatan



100 juta hiu dibunuh setiap tahun oleh manusia yang tidak bertanggung jawab dan tidak peduli pada lingkungan. Salah satu contohnya adalah: Para nelayan mempergunakan perahu jenis pukat menangkap hiu hidup-hidup dari laut, mengiris siripnya dan mengembalikan si hiu malang yang masih hidup (tapi kehilangan siripnya itu) ke laut! Teman-teman bisa bayangkan apa jadinya ikan tanpa sirip saat dicemplungkan ke air? Ya betul. Ikan-ikan malang itu tenggelam ke dasar laut sebelum akhirnya mati mengenaskan. Bukan hanya satu dua ikan yang ditangkapi dan diiris siripnya. Melainkan, ada ratusan ikan hiu yang mengalami nasib tragis seperti itu setiap harinya



Hiu telah habis lebih cepat daripada prosentase kemampuan mereka untuk berkembang biak. Hal ini mengancam stabilitas ekosistem laut di seluruh dunia. Hiu telah membentuk kehidupan di laut selama lebih dari 400 juta tahun, dan sangat berpengaruh bagi keseimbangan planet ini, dan tentu saja bagi kelangsungan hidup manusia.

Hiu merupakan predator laut dan merupakan puncak rantai makanan di ekosistem ini, tentunya hiu sangatlah penting. Hiu adalah predator hebat, mereka berkontribusi untuk menghilangkan hewan yang sakit dan genetis cacat, sehingga membantu menstabilkan populasi ikan lainnya. Sebagai salah satu contoh, pembunuhan hiu akan meningkatkan populasi gurita. Hal ini akan mengakibatkan populasi gurita lebih banyak dan berdampak pada jumlah populasi lobster yang merupakan makanan gurita. Ini adalah alasan bahwa perikanan lobster berduri sangat anjlok di Tasmania.

Hiu dianggap sebagai makhluk ganas dan pembunuh manusia. Sebetulnya, itu hanyalah pencitraan yang digambarkan Hollywood. Dapat dibilang ini adalah sebuah konspirasi dan pembohongan publik agar mereka mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Sebab, jika kita telusuri secara ilmiah, hiu tidak mungkin memangsa manusia. Manusia merupakan makhluk tertinggi dalam urutan piramida makanan. Jadi, jelas, manusia bejatlah yang memangsa hiu semena-mena, bukan sebaliknya. Hiu tidak akan menyerang manusia selama dia tidak merasa terancam.

Mitos yang beredar pada masyarakat adalah: Hiu yang haus darah manusia pemakan dan mesin pembunuh kejam. Namun Realitanya: Banyak orang yang terbunuh setiap tahun karena kejatuhan mesin dibandingkan terbunuh karena hiu.

Lalu apa yang bisa kita lakukan? Saran dari situs SeaSherped adalah:
1. Jangan membeli atau mengkonsumsi produk hiu.
2. Tentanglah restoran dan toko-toko yang menjual produk-produk hiu, dan menuntut mereka berhenti.
3. Perlunya pendidikan dan penyebaran fakta tentang situasi sulit hiu dan pembelajaran mengenai pentingnya ekosistem lingkungan.

Mungkin teman-teman tertarik untuk mendonasikan dana? Download brosur ini:
http://www.seashepherd.org/images/stories/sharks/documents/2009-Sea-Shepherd-Shark-Brochure-US-sm.pdf

NB: Pada dasarnya bumi ini stabil. Karena ulah manusia, bumi menjadi tidak stabil. Kita berkewajiban memperbaiki.


Sumber bacaan:
http://www.seashepherd.org/
http://floradanfauna.wordpress.com/